Media Pembelajaran Media Pembelajaran Fiqih dan Tajwid Berbasis Game Edukasi “Ngazee : Finding Hidayah” Menggunakan Metode MDLC

MEDIA PEMBELAJARAN FIQIH DAN TAJWID BERBASIS GAME EDUKASI 3D OPEN WORLD “NGAZEE : FINDING HIDAYAH” MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE UNTUK PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA

Penulis

  • Muhammad Bahrul Jawahir STMIK IKMI Cirebon

Kata Kunci:

Media pembelajaran, Game Edukasi, Metode MDLC, Fiqih, Tajwid

Abstrak

Perkembangan game saat ini berkembang dengan sangat cepat, dari permainan atau game konvensional dan tradisional bertransformasi menjadi game yang canggih dan modern dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Saat ini game dapat diakses dan dimainkan kapan saja dan dimana saja di berbagai platform. Zaman sekarang ini game tidak hanya dimainkan sebagai hiburan, namun sudah banyak game edukasi yang digunakan sebagai media pembelajaran dan pelayanan di berbagai lembaga pendidikan maupun lembaga masyarakat. Salah satu jenis game  yang populer adalah game open world atau game simulasi. Media pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren hanya bisa didapat atau diperoleh ketika sedang mondok di pesantren dengan tatap muka, ketika siswa atau santri sudah keluar atau lulus dari pesantren mereka tidak dapat mengulang pembelajaran dengan informasi yg sama. Dengan adanya game edukasi pembelajaran kitab kuning maka memungkinkan pembelajaran dapat diakses secara berulang.

Unduhan

Diterbitkan

17-02-2024

Cara Mengutip

Bahrul Jawahir, M. (2024). Media Pembelajaran Media Pembelajaran Fiqih dan Tajwid Berbasis Game Edukasi “Ngazee : Finding Hidayah” Menggunakan Metode MDLC: MEDIA PEMBELAJARAN FIQIH DAN TAJWID BERBASIS GAME EDUKASI 3D OPEN WORLD “NGAZEE : FINDING HIDAYAH” MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE UNTUK PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA. D’computare: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 14(1). Diambil dari http://dcomputare.org/index.php/jurnal/article/view/71